Tuesday, July 18

Another tears for another quake n tsunami

Berawal dari telepon papa ke mamaku sore2 sekitar jam 5 an... Kurang lebih gini obrolannya (scenario by neeya)

Saat mama sedang menonton tipi (sinetron keknya) bersama Rina di kamarku, sementara aku di depan komputer. Tiba2 terdengar ringtone hp lagu samba. Mama mengecek id si penelpon...
-Papa New- begitu tulisannya (Bukan berarti papa nya yg baru loh! tapi nomer hpnya!)
TRus diangkat deh

"Assalamualaikum.." mama mengucap salam
"Walaikumsalam" jawab papa di sebrang sonoh
"Lagi apa ma?" tanya papa
"Iki... agek pd nonton tipi..." jawa mama (perasaan yg ditanya cuma mama, tapi njawabnya mewakili smua org yg ada di sekitarnya ehhehe)
"Ohh.... eh Ma.. Jogya gempa ndak?" tanya papa
"Gempa?.. nggak ada tuh..nggak kerasa apa-apa. Eemangnya knapa? mama menjawab dan balik bertanya
"Loh nggak toh? Disini ada gempa tadi "
"Hah? gempa? kapan!?" mama langsung panik dan kaget
"Yo sore iki mau. Rareti toh? Ning tipi saiki ono beritane kae lo" kata papa
"Dmana? opo cenele?" mama tanya lagi
"Kae loh.. RCTI.." jawab papa

Mama buru2 menyuruh si Rina ngganti cenel ke RCTI, tapi tdk ada yg tersisa (maksutnya beritanya). Ternyata cuman seklias info, cuman beberapa menit getoh.

"Wis ra ono pa.. yowis ben di goleki Rina sik. Papa rapopo tah? Daerah Jakarta ning ndi yang kena?" tanya mama
"Aku wis bali mau. Jare sing ning kantoran Jl. Sudirman kroso, metu kabeh karyawane" papa njelasin lage.
"Oh yawis.. ati-ati aja yo"
"Ya. Aku tak adhuws sik ya.. nembe tekan omah kie" kata papa
"Ok. Wasalamualiakum"
"Walaikumsalam"

'Klek' hp ditutup (model clamshell gt).

Rina udah nemuin cenel yg lg nyiarin berita itu (SCTV), mbak penyiarnya lg nerima laporan telpon dari ibu yang tinggal di daerah Pangandaran, yg mengatakan daerah di sekitar pantai Pangandaran sudah diterjang ombak tsunami. Sementara dirinya dan banyak orang lainnya sudah lari ke tempat yang lebih tinggi. Beliau mendapat info tinggi air menggenang mencapai pinggang orang dewasa. Dan keadaan sangat memprihatinkan


Aku langsung mbuka detik untuk mencari infonya. Dan memang ada beritanya. (hadoohh..linknya ilaangg.. cari di index berita tanggal 17 Juli 2006 aja ya ehhehehe :D) Jakarta emang dpt efek getarnnya. tapi pusatnya ada di laut selatan deket Pangandaran, makanya skitar situ parah banget. Sampe tsunami sgala.


Kaget dan kawatir... langsung aja aku sms in kalian smua (ga bisa telpon, tagihan udah banyak ehehhe). Sukurlah everyone's is allright..

I guess disaster still won't be ended in a short term huh? LEt's us pray for our nation safeness and may God give the best for all of us....


Mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk korban Gempa dan Tsunami di Pangandaran, Cilacap, Kebumen,Gunung Kidul dan daerah sekitarnya. Semoga diberi ketabahan dan kemudahan dari Allah SWT.. Amiin...

Kita bangkit bersama!!!!


-neeya-

No comments: